Review Huawei Watch Fit Smartwatch Terjangkau dengan Fitur Berlimpah

Posted on

Review Huawei Watch Fit Smartwatch Terjangkau dengan Fitur Berlimpah – Kita sudah melihat bersama bahwa Huawei tidak mau ketinggalan dengan pabrikan smartphone lainnya yang sudah menggebrak pasar smartwatch Indonesia. Belum lama ini, Huawei telah meluncurkan Huawei Watch Fit, smartwatch alias jam tangan pintar dengan banderol terjangkau.

Review Huawei Watch Fit Smartwatch Terjangkau dengan Fitur Berlimpah

Droidlime pun berkesempatan menguji Watch Fit selama dua minggu. Selama digunakan sehari-hari, bisa disimpulkan bahwa ini adalah smartwatch “murah” yang juga menawarkan beberapa kecanggihan. Bagaimana tidak! Smartwatch Rp1 jutaan ini punya fitur cukup lengkap dibanding merk lain di range harga yang sama.

Saat pertama kali mengeluarkan smartwatch ini dari kotak penjualannya, bisa dirasakan bahwa Huawei Watch Fit punya layar yang lega. Bentuknya bukan bulat, tetapi Huawei begitu pintar untuk merancang Watch Fit dengan bentuk persegi panjang. Layarnya memiliki ukuran diagonal 1,64 inci dengan resolusi 456 x 280 piksel.

Satu hal yang cukup mengejutkan, agar jam tangan pintar ini terlihat lebih mewah, Huawei sangat percaya diri menawarkan layar AMOLED. Tidak hanya sampai di situ, layar jam tangan pintar ini juga sudah menggunakan kaca lengkung 2.5D, yang membuatnya semakin terlihat lebih elegan.

Untuk pemakaian sehari-hari, tidak ditemukan keluahan yang berarti. Gambar atau teks yang ditampilkan di layar terlihat begitu jelas. Ketika Huawei Watch Fit diajak keluar rumah dengan matahari yang begitu terik, Gambar atau teks masih terlihat dengan jelas.

Huawei juga memberikan opsi pengaturan tingkat kecerahan layar alias Brightness. Tidak main-main, opsi yang ditawarkan hingga 5 level. Ada juga fitur agar layarnya selalu hidup (Always On). Namun, jika tidak mau baterainya terkuras lebih cepat, atur opsi Brightness menjadi Auto dan non-aktifkan pilihan Always on Display.

Huawei juga memberikan opsi pengaturan lainnya jika pengguna mau menon-aktifkan Always on Display

Fitur yang bisa digunakan adalah Raise to Wake. Berkat fitur ini, layar Huawei Watch Fit bisa secara otomatis menyala jika ada gerakan tangan ke arah muka.

Meskipun datang sebagai smartwatch seharga Rp1 jutaan, bukan berarti Huawei mengabaikan untuk tidak membenamkan fitur yang disukai oleh banyak pengguna jam tangan pintar, apalagi jika bukan watch face. Ya! Watch Fit juga menyediakan pilihan watch face yang sangat beragam.

Tentu saja bukan tanpa alasan Huawei membenamkan fitur tersebut ke dalam Watch Fit. Ini bertujuan untuk memenuhi permintaan pengguna yang bosan dengan watch face yang itu-itu saja. Untuk mengubah watch face dapat langsung dari perangkat atau menggunakan smartphone yang sudah terkoneksi dengan Watch Fit tentunya.

Opsi pilihan watch face dari smartphone lebih beragam dan lebih banyak. Hal menarik lainnya, Huawei juga menawarkan opsi untuk membuat desain watch face sendiri. Tentu saja, menggunakan pilihan gambar buatan sendiri, Watch Fit yang ada dipergelangan tangan kalian terlihat lebih personal.

Berbicara untuk mengintegrasikan Watch Fit dengan smartphone, caranya sangat mudah. Pertama-tama, pengguna dapat mendownload aplikasi Huawei Healt. Setelah terinstall di smartphone, pengguna bisa registrasi atau login menggunakan akun Huawei. Terakhir, tap Add Device dan pilih smartwatch sesuai namanya.

Seperti yang telah dijabarkan oleh Huawei saat pertama kali memperkenalkan Watch Fit, jam tangan pintar ini juga bisa menjadi teman untuk menjaga kesehatan penggunanya. Karena itu, Huawei Watch Fit sudah dilengkapi segudang fitur yang terkait dengan kesehatan.

Satu fitur kesehatan yang sangat mengejutkan, yang dibenamkan oleh Huawei ke dalam jam tangan pintar Rp1 jutaan ini adalah Oximeter. Melalui fitur ini, Watch Fit bisa memberikan informasi mengenai saturasi oksigen dalam dalam darah di tubuh kita atau SpO2 secara akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *