4 Ramalan Bill Gates untuk Tahun 2021 dari Pandemi hingga Perubahan Iklim

Posted on

4 Ramalan Bill Gates untuk Tahun 2021 dari Pandemi hingga Perubahan Iklim – Nama Bill Gates mencuat di awal pandemi Covid-19. Sebab, Bill Gates telah memprediksi datangnya pandemi sejak lima tahun sebelum peristiwa terjadi. Dalam sebuah presentasi di acara Ted Talks tahun 2015 itu, Gates mengatakan jika virus yang kala itu belum diketahui namanya, akan lebih berbahaya dibanding misil. Virus itu bisa membunuh puluhan juta orang. Prediksi Gates bukan hanya penerawangan tanpa dasar.

4 Ramalan Bill Gates untuk Tahun 2021 dari Pandemi hingga Perubahan Iklim

Bapak Microsoft ini kerap menggunakan teknologi dan wawasannya untuk menganalisis, termasuk memprediksi kejadian yang akan datang. Kini, Bill Gates kembali memprediksi setidaknya empat hal yang kemungkinan akan terjadi pada tahun 2021 dan setelahnya. Berikut empat prediksi Bill Gates yang dirangkum KompasTekno dari Inc 1. Pandemi memburuk sebelum membaik Ketika ditanya kapan pandemi Covid-19 akan tuntas, Gates merinci sekilas prediksi garis waktunya.

Antara saat ini dan akhir tahun, kondisi akan mamburuk,” kata Gates. Dari kejadian beberapa bulan lalu, menunjukan bahwa lebih banyak orang yang berada di dalam rumah dan cuaca yang dingin, kasus di Eropa dan Amerika akan melambung. Gates memperkirakan angka kasus dan kematian akibat Covid-19 akan terus bertambah selama musim gugur mendatang. Kabar baiknya, pengobatan – terutama antibodi monoclonal – akan mulai tersedia di akhir tahun atau awal tahun depan,” imbuh Gates.

Untuk diketahui, antibodi monoclonal terbuat dari pengkloningan sel darah putih dan dapat ditargetkan untuk antigen tertentu. Pengobatan ini pernah digunakan untuk Presiden AS, Donald Trump saat dia terjangkit Covid-19 beberapa waktu lalu. Selain itu beberapa vaksin yang sedang diuji coba oleh beberapa lembaga peneliti dari berbagai dunia, sudah hampir mendapat persetujuan. “Kemungkinan, awal tahun depan, dua atau tiga dari enam vaksin yang masuk uji coba tahap ketiga saat ini akan mendapat persetujuan,” papar Gates.

Harapannya, dengan tersedianya vaksin sekolah-sekolah akan bisa kembali dibuka

Setidaknya musim gugur tahun depan. Di akhir tahun 2021, Gates memprediksi kondisi AS akan jauh lebih baik dari saat ini. Namun, bukan berarti pandemi akan benar-benar berakhir. “Kita belum bisa sepenuhnya kembali normal sampai kita bisa melawan virus itu di manapun,” ujar Gates. Gates mengapresiasi pemerintah di seluruh dunia, terutama Amerika Serikat yang memberikan dukungan dana untuk merespons pandemi.

Terutama dalam hal percepatan pengembangan vaksin baik yang dikembangkan menggunakan platform tradisional maupun modern seperti RNA. Vaksin RNA berbeda dengan vaksin tradisional yang bekerja dengan cara menginfeksi penerima (pasien) dengan patogen atau virus yang “dilemahkan” atau “mati” untuk memicu kekebalan. Sementara vaksin RNA terbuat dari messenger RNA (mRNA) yang juga akan menghasilkan respons imun tubuh yang sama dengan platform tradisional.

Karena tidak memerlukan keseluruhan patogen, vaksin RNA disebut lebih aman, lebih mudah diproduksi masal, dan berpotensi lebih serbaguna. “Itu adalah pendekatan yang sangat menjanjikan, baik untuk mempercepat pembuatan vaksin yang baru maupun kemampuan memiliki pabrik umum yang bisa berdiri tanpa memandang penyakit apa yang akan dihadapi,” kata Gates. “Kami akan menggunakan platform itu untuk mencoba dan membuat vaksin HIV, malaria, dan tuberkulosis,” imbuh Gates.

Sebagian besar orang berpikir bahwa “musuh” utama perubahan iklim adalah volume kendaraan bermotor yang meningkat. Kemudian munculah ide membuat mobil ramah lingkungan dengan bahan bakal angin atau sinar matahari. Tapi, menurut Gates, kendaraan bukanlah penyebab utama masalah lingkungan, melainkan semen dan baja yang menjadi bahan baku pembuatan gedung. “Kita tidak memiliki cara membuat semen tanpa mengeluarkan emisi cukup besar,” kata Gates.

Meskipun manusia sudah mulai mengubah perilaku untuk mencegah dampak kerusakan lingkungan yang lebih parah, ditambah solusi dari teknologi, menurut Gates itu saja tidak cukup. “Tanpa inovasi , tidak ada cara lain,” lanjut Gates. Saat ini, Gates tengah mendanai sebuah startup bernama Heliogen yang fokus mengeksplorasi cara penggunaan tenaga surya untuk aplikasi pembuatan baja dan semen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *